Telp /WA  : 0896-6586-9623
Email : shopmanual05@gmail.com

Langkah 3 Mengenal dasar dasar engine secara bertahap


Langkah 3 Mengenal dasar dasar engine secara bertahap

Langkah 3 Mengenal dasar dasar engine secara bertahap pada posting awal yaitu Mengenal dasar dasar engine secara bertahap dengan paparan tentang Fuel system, Air system, Cooling system, dan Lubricating system, yang dari masing masing sistem saling mendukung. dan bekerja sama, baca disini,


Langkah 3 Mengenal dasar dasar engine secara bertahap


kemudian berlanjut dengan Langkah 2 Mengenal dasar dasar engine yang berisikan tentang Nozzel memberi taukan, Nozzel adalah salah satu onderdil yang digunakan untuk menginjeksikan menyemprotkan bahan bakar dari pompa injeksi ke silinder. untuk mengetahui lihat disini mulai membaca. Dan kali ini adalah Langkah 3 Mengenal dasar dasar engine secara bertahap tentang (Fuel Injection Pump)

Langkah 3 Mengenal dasar dasar engine secara bertahap (Fuel Injection Pump)

(Fuel Injection Pump) berfungsi untuk mensuplai bahan bakar ke
ruang bakar melalui nozzle dengan tekanan tinggi (max 300 kg/cm2). Bahan bakar yang diinjeksikan dengan tekanan tinggi tersebut akan membentuk kabut dengan partikel-partikel bahan bakar yang sangat halus sehingga mudah bercampur dengan udara. Tetapi bukan itu yang akan kami ceritakan namun cara memasang (Fuel Injection Pump)

Langkah 3 Mengenal dasar dasar engine secara bertahap 1


Cara memasang (Fuel Injection Pump)

TOP injection pump adalah bahasa kami yang sering kami pergunakan sehari hari ketika di lapangan dengan arti menepatkan semburan minyak ke ruang bakar. Ada banyak cara yang di pergunakan dalam pekerjaan tersebut mengingat di setiap engine belum tentu sama cara pemasangannya, Ada yang menggunakan garis atau tanda, ada yang menggunakan derajat, dan ada juga yang menggunakan NOK ( di cucuk ) yang semua itu bertujuan menepatkan antara semburan minyak dari (Fuel Injection Pump) ke ruang bakar.

Putar crank shaft searah putaran engine (biasanya searah jarum jam / CW ) sampai piston 1 posisi TDC compressi. Perhatikan tanda Top 1.6 ( tanda ini dapat dilihat pada pulley ) lalu tepatkan dengan pointer ( penunjuk ) Atau kita juga bisa dengan membuka cover ( tutup klep atas ) kemudian putar mesin secara manual dengan menhitung FO (firring ordr ) misal 1-5-3-6-2-4 Pastikan klep berhenti dan tepat di klep 1 atau top klep 1, teruskan dengan memastikan tanda misal titik atau garis atau angka derajat tepat di posisinya.

Kemudian putar juga (Fuel Injection Pump) yang sudah di isikan minyak atau bahan bakar dengan cara menghitung FO Firing order pastikan berhenti tepat di top 1 lalu perhatikan tanda pada (Fuel Injection Pump) dengan demikian bisa di lanjutkan pemasangan ketika kedua tanda baik dari (Fuel Injection Pump) atau dari gigi yang menunggu di block engine.

Selamat berkarya semoga bisa membantu dan bermanfaat jika ada pertanyaan mari kita pecahkan bersama.